Namanya pake skincare itu kayak cari jodoh, kadang perlu penyesuaian buat nemuin yang cocok. Beberapa di antara kalian mungkin nggak asing dengan istilah purging. Jadi purging adalah proses regenerasi atau penyesuaian kulit setelah menggunakan produk skincare tertentu. BIasanya ditandai dengan lepasnya sel kulit mati yang diganikan dengan sel kulit yang baru sehingga kulit terlihat lebih baik.

Langkah penting yang perlu kamu lakukan saat purging adalah:

  1. Mulai untuk memahami dan mencari tahu penyebab purging pada wajah
    Dampak dari mencoba produk baru yang mungkin terjadi adalah purging. Jerawat dan Bruntusan biasanya jadi salah satu tanda purging dan biasanya terbentuk di bawah permukaan kulit dan produk karena bahan aktif yang berfungsi untuk membantu proses peremajaan kulit sehingga lebih cepat mengalami pemulihan dibandingkan dengan kondisi normalnya. Jadi yang menyebabkan siklus kulit semakin cepat bukan pada produknya, namun bahan aktif di dalamnya.
  2. Pakai produk baru selalu mengalami purging.
    Sebenarnya, secara nggak langsung memang purging sering terjadi saat kita mencoba produk perawatan baru. Walaupun nggak semua kulit mengalami purging. Namun purging diartikan sebagai masalah kulit temporer karena terganggunya keseimbangan kulit pada masa adaptasi.
  3. Purging tidak sama dengan Detoksifikasi.
    Secara fungsuinya, purging berperan untuk membantu tubuh mengeluarkan racun dari kulit sehingga kondisi kulit jadi lebih baik. Namun, beberapa dermatologi dan kecantikan detoks tidak hanya hubungannyanya dengan skincare.
    Selain itu, purging hanya terjadi akibat menggunakan produk dengan bahan aktif.
  4. Batas Waktu Purging muncul pada kulit.
    Secara ideal, purging biasanya terjadi antara 1-2 minggu. Dalam kurun waktu inilah bibit-bibit jerawat dihabiskan pada di kulit wajah kita. Jika jerawatmu makin banyak dan tak kunjung mereda bahkan dalam waktu lebih dari 1 bulan mungkin kamu bisa mulai menghentikan pemakaian produk. Purging yang berlangsung lama, bisa dijadikan sebagai pertanda bahwa kamu nggak cocok dengan skincare itu dan malah jadi breakout.
  5. Kandungan yang dapat menyebabkan Purging
    Bahan aktif yang terdapat dalam produk skincare yang kita temui jadi penyebab purging, Salah satu contohnya adalah retinoid atau hydroxy acids, lactic acid, glycolic acid, salicylic acid, atau retinol. Jika terlalu parah digunakan dapat menyebabkan alergi dan bereaksi negatif terhadap produk yang digunakan.

Perbedaan Purging Dan Breakout

Purging seringkali disangka breakout untuk beberapa orang, Padahal, breakout adalah suatu pertanda bahwa produk skincare baru yang kamu pakai nggak cocok untuk kulitmu sehingga jerawat yang timbul bukan karena bahan aktif dalam produk skincare, namun komposisi yang sifatnya yang membuat iritasi di wajah.

Ada dua hal yang ampuh untuk membedakan dua keadaan tersebut.
Purging memunculkan jerawat atau bruntusan kecil. Sedangkan breakout muncul jerawat dengan ukuran yang besar
Ketika mengalami purging, biasanya muncul jerawat kecil atau bruntusan seperti whiteheads. Beda halnya dengan breakout, jerawat yang muncul berukuran besar dan merah dan terasa perih atau sakit ketika dipencet.

Mulai perhatikan keadaan kulitmu. Jika berjerawat dan terlihat ada bagian yang mengelupas itu adalah tanda kondisi yang kamu alami namanya purging sehingga kamu nggak perlu berhenti menggunakan produk skincare. Tenang, masalah yang muncul karena purging, bisa hilang dengan sendirinya, biasanya sembuh setelah empat sampai enam minggu. Namun, jika jerawat masih belum sembuh ada kemungkinan itu adalah reaksi alergi dan kamu bisa menghentikan pemakaian produknya.

Jadi, sudah taukan bedanya purging dan breakout?

Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on google
Prisca Devina

Prisca Devina

Leave a Replay

Maaf, belum bisa
dibeli sekarang!

Hours
Minutes
Seconds

Sambil menunggu waktunya tiba,
ini tips dari Mia biar kamu ga kehabisan limited bundling ini:

Register

Create your account